Tampilkan postingan dengan label moonacre. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label moonacre. Tampilkan semua postingan
Minggu, 28 Januari 2018
Sabtu, 27 Januari 2018
Selasa, 17 Mei 2016
Hello Brick by ADABOTO
Today, clay
brick has proven its contributing role in green building and sustainabledesign.
Having been used as a building material
for thousand of years, brick is made primarily from clay and shale, two of the
most abundant natural resources. Brick also contributes to sustainable design
through its long life span, energy effiency, durability, recycled content,
local availability, acoustic insulation, low construction waste, and potential
for reuse. Finally, modern brick manufaturing incorporates many sustainable
practices of its own and has captured great production efficiencies that reduce
its environmental impact.
Today, many
architects, builders, homeowners,, designers and city planners prefer clay
brick pavers over other surface because of their superior color retention,
unmatched durability, strength,design options, and low maintenace. For
homeowners, clay pavers can be transform garden pathways, driveways, and
pations.
For
larger hardscape projects, today’s flexible paving systems are an ideal surface
for adding warmth, elegance and smoothness to sidewalks, pations, plazas and
roadways that handle vehicular traffic. Genuine clay brick is also
environmentally-friend and an excellent long term value.
Minggu, 15 Mei 2016
Batu Bata Bisa Jadi Mercedes-Benz, SLK by Day Yun
Day Yun, seniman asal Tiongkok berhasil membuat Mercedes dari Batu Bata.
Saat dilansir Autoevolution, atas hasil kerja kerasnya selama ini pahatan Mercedes Benz SLK-Class hasil karya Day Yun ini dipajang pada Red Town Creative Park di Shanghai. Day Yun membuat mahakarya Mercedes-Benz SLK ini dari bata merah, semen, baja, serta bahan lainnya yang biasa digunakan untuk membuat sebuah bangunan.
Selain itu, detail patung Mercy yang dikerjakan juga cukup rumit, mencakup kursi interior, setir dan tuas porsneling. Bukan hanya menggunakan bata merah, Day Yun juga menggunakan bahan-bahan lain untuk membuat Mercedes-Benz pahatannya tampil sempurna, yakni semen untuk merekatkan bata dan baja untuk membangun struktur SLK buah tangannya.
Membuat mobil dari bata, bukanlah yang pertama kali bagi Day Yun. Sebelumnya, pada tahun 2011 lalu, ia pernah membangun replika BMW yang membutuhkan batu bata seberat 6,5 ton.
Langganan:
Postingan (Atom)




